26 Juni 2013

ETIKET : CARA MEMPERKENALKAN ORANG LAIN

Dalam berelasi pastilah pernah mengalami memperkenalkan orang lain kepada orang dekat kita. Misalkan kita memperkenalkan pacar kepada Mama kita, memperkenalkan Bos kepada teman kita saat bertemu di jalan atau restoran.


Dalam memperkenalkan minimal ada dua pihak, si A yang akan kita kenalkan ke si B, atau si B yang akan kita kenalkan ke si A. Bagaimana etiket memperkenalkan orang lain?

Secara sederhana dapat dilakukan demikian:

1.  Jika dua pihak ada yang tua ada yang muda, maka kenalkan yang muda kepada yang tua. Kuncinya adalah nama yang muda disebut di akhir. Misalkan memperkenalkan pacar kepada orang tua kita, maka kita akan bilang: “Mama, kenalkan ini Mia, pacar aku. Mia, ini Mama aku.” 


2.   Jika salah satu pihak memiliki jabatan pekerjaan yang lebih tinggi dibanding pihak satunya, maka kenalkan yang punya jabatan rendah kepada yang jabatan tinggi. Misal: “Pak Budi, ini Margie, staf admin baru kita. Margie, ini pak Budi, Direktur Keuangan kita.”


3.  Jika kedua pihak berusia hampir sama dan tidak ada hubungan profesi atau memiliki tingkat jabatan profesi setara, maka kenalkan yang “teman biasa” kepada yang “layak dihormati”, pihak yang “layak dihormati” adalah seperti tuan rumah ketika kita diundang ke rumah seseorang. Pola sama dengan di atas.


4.  Jika kedua pihak berusia hampir sama dan tidak ada hubungan profesi atau memiliki tingkat jabatan profesi setara, sementara tidak ada alasan untuk “lebih menghormati” salah satu pihak, maka kenalkan teman yang lebih sering berkomunikasi dengan kita kepada yang kurang berkomunikasi dengan kita. Pola sama dengan di atas.


5.  Jika kedua pihak berusia hampir sama dan tidak ada hubungan profesi atau memiliki tingkat jabatan profesi setara, sementara tidak ada alasan untuk “lebih menghormati” salah satu pihak, kedua pihak juga sama-sama dekat dengan kita, maka bebas dalam menyodorkan perkenalannya. Pola sama dengan di atas.


6.  Jika kedua pihak berusia hampir sama dan tidak ada hubungan profesi atau memiliki tingkat jabatan profesi setara, sementara tidak ada alasan untuk “lebih menghormati” salah satu pihak, kedua pihak juga sama-sama dekat dengan kita, namun satu pihak wanita dan satu pihak pria, maka kenalkan teman pria kepada wanita. Pola sama dengan di atas.



Setelah menyebutkan nama orang yang kita kenalkan ke pihak lain, kita bisa menambahkan informasi tentang orang tersebut. Misal:

a.  “Mama, ini Andy teman sekolah aku, dia yang sering main basket sama aku dan dia anaknya pak Tanu yang Mama juga kenal.”

b.   “Pak Andy, ini Pak Rudy, teknisi baru kita. Pak Rudy, ini pak Andy, manager Operasional kita. Beliau juga hobby bola lho, Klub favoritnya Barca.”


Teknik ini jika dilatih dan dipraktekkan maka akan jadi gaya hidup dan kita akan dipandang punya sopan-santun yang mumpunin. Jadi, jangan keliru kalau memperkenalkan pacar ke orang tua ya. Selamat mempraktekan. (Pantar Purnawan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar